Tim Psikologi Polda Jateng Hadir Menguatkan Warga Terdampak Bencana di Purbalingga
Polres Purbalingga – Di tengah duka akibat bencana banjir bandang yang melanda Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kehadiran Tim Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah menjadi angin segar bagi para pengungsi. Rabu (4/2/2026), tim datang menyapa warga di lokasi pengungsian Villa Sambas, membawa semangat, perhatian, dan kepedulian.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Psikologi AKBP Ahli Rumekso, M.Psi., Psikolog, bersama anggota, Tim Konselor Psikologi Polres Purbalingga, serta relawan. Mereka menggelar layanan psikososial sebagai wujud empati Polri terhadap warga yang tengah berjuang memulihkan diri, baik secara fisik maupun batin.
Sejak awal kegiatan, suasana hangat terasa. Tim tidak hanya hadir untuk memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga membangun kembali senyum dan semangat warga. Berbagai aktivitas dilakukan, mulai dari bakti sosial, senam bersama, hingga kegiatan menggambar untuk anak-anak. Tawa anak-anak yang kembali terdengar menjadi tanda kecil bahwa harapan masih tumbuh di tengah keterbatasan.
Bagi para orang dewasa, tim membuka ruang konseling singkat untuk mendengarkan keluh kesah dan membantu meredakan beban pikiran akibat bencana. Pendekatan dilakukan secara humanis dan penuh empati, agar para pengungsi merasa tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.
Momen sederhana seperti “ngopi bareng” pun dimanfaatkan untuk mencairkan suasana. Duduk bersama, berbincang ringan, dan saling menguatkan menjadi cara tim membangun kedekatan sekaligus mengurangi ketegangan di pengungsian.
Ketua Tim, AKBP Ahli Rumekso, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan mental warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan optimisme.
“Pendekatan psikologi sangat diperlukan agar para pengungsi tetap kuat dan mampu menghadapi masa pemulihan. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan psikososial ini, beban psikologis warga dapat berkurang dan semangat untuk bangkit kembali semakin tumbuh. Kehadiran Polri di tengah masyarakat, lanjutnya, adalah bentuk nyata kepedulian dan komitmen untuk melayani, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam merawat kemanusiaan dan kesehatan mental masyarakat.